India-China Tarik Pasukan di Perbatasan

Ketegangan antara dua negara India dan China akhirnya bisa diredam. Konflik India-China bermulai dari adanya daerah sengketa bernama Ladakh. Kedua negara mengatakan bahwa daerah tersebut adalah milik masing masing negara. Konflik ini sudah lama terjadi dan mulai menjadi sorotan ketika tentara dari kedua belah pihak melakukan persiapan di daerah tersebut. Namun kini, baik India atau pun China sudah menarik kembali tentaranya di daerah perbatasan tersebut. Kesepakatan dilakukan dan menghasilkan gencatan senjata.

Konflik Berkepanjangan India-China

Perbatasan Ladakh adalah daerah sengketa antara India dan China. Ini sudah lama terjadi dan beragam tindakan sudah dilakukan oleh keduanya. Pihak berwenang di antara kedua negara tersebut bahkan telah mengirimkan pasukan masing masing dari tahun lalu. Namun kabar terbaru mengatakan bahwa India dan China masing masing sudah menarik pasukan dan mulai meninggalkan perbatasan di Hari Rabu, 10 Februari 2021. Pasukan tersebut mulai meninggalkan sisi utara slot deposit pulsa tanpa potongan dan selatan Danau Pangong, Ladakh.

Berdasarkan pernyataan Rajnath Singh sebagai menteri pertahanan India, baik India dan China telah menarik pasukan dan akan melakukan pengamanan yang terkoordinasi di bagian perbatasan itu. Pembicaraan dengan China beberapa waktu lalu sudah menghasilkan kesepakatan untuk menarik tentara masing masing dari bagian utara dan selatan Danau Pangong. Menteri Pertahanan China pun mengatakan hal sama,  pasukan sudah dikembalikan ke negara masing masing terorganisir dengan baik.

Permasalahan perbatasan ini seakan tak kunjung mendapatkan angin segar. Kedua belah pihak melakukan pembelaan dan merasa berhak atas Ladakh. Sehingga pertikaian dan masalah ini tidak ada habisnya. Serangkaian usaha untuk meredakan konflik India-China sudah dilaksanakan namun tidak ada hasil yang baik yang memungkinkan konflik akan terjadi lagi di masa masa mendatang. Untuk sekarang masih aman dan bisa dikendalikan dengan penarikan tentara masing masing negara di daerah Danau Pangong.

Awal Mulai Konflik India-China

Perang dingin antara India dan China dimulai sejak 1962. Pada saat itu kedua negara seringkali mengalami bentrok dan bersitegang. Pada tahun 2002 korban jiwa pun muncul. India kehilangan 20 tentaranya pada saat bentrok dengan China. Sedangkan China tidak mau memberikan rincian korban dari negaranya setelah bentrokan terjadi. Meskipun upaya perdamaian terus dilakukan namun hingga saat ini belum juga ditemukan solusi konkrit untuk menyelesaikan ketegangan antara negeri Bollywood dengan Tirai Bambu.

Tanah yang diperebutkan antara India dana China adalah daerah yang ada di sepanjang Ladakh barat. Ladakh sendiri merupakan negara bagian Arunachal Pradesh di India bagian Timur. India mengatakan bahwa dataran tinggi yang dikuasai China merupakan bagian dari wilayah Ladakh. Sedangkan China mengatakan bahwa dataran itu adalah dataran Aksai China yang merupakan wilayah kedaulatan China. Karena saling klaim tidak berujung pada pengakuan yang kuat secara hukum maka bentrok pun tidak bisa dihindari.

Di bulan September tahun lalu, India dan China saling menyalahkan atas pengerahan pasukan di daerah perbatasan. India mengklaim bahwa China lah yang mulai mengirimkan pasukan ke daerah tersebut. Sedangkan China mengatakan bahwa China bergerak karena melihat ada kedatangan pasukan dari India yang mulai menduduki wilayah perbatasan. Keduanya tak mau berunding dan tidak ingin disalahkan.

Akibat konflik India-China, beberapa produk China yang ada di pasar India diblokir termasuk ponsel dengan merk dagang China. Di masa yang akan datang setelah tentara dipulangkan dari perbatasan tersebut kemungkinan besar akan terjadi bentrok kembali.