Tri Rismaharini Pinta Ponpes Pindah Usai Longsor Pamekasan

Akibat longsor yang terjadi di Desa Bindang, Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, Tri Rismaharini sebagai menteri sosial meminta Lembaga Pondok Pesantren Anidhomiyah untuk pindah. Hal ini dikarenakan lokasi pesantren yang masuk ke dalam darah terdampak longsor pamekasan sehingga ada beberapa lokasi yang rusak dan ada banyak orang yang menjadi korban longsor tersebut. Hal ini disampaikan saat Risma meninjau lokasi ponpes yang terdampak longsor beberapa waktu yang lalu.

Ponpes Anidhomiyah Akan Pindah

Berdasarakan arahan dari menteri sosial, pimpinan pesantren K Muhaidi mengatakan akan meninggalkan bangunan yang tertimpa longsor sehingga tidak akan ditempati lagi dan tidak akan membangun kembali bangunan tersebut di lokasi yang sama. Menteri Sosial meminta untuk membangun bangunan baru di tempat yang berbeda. Tujuannya agar tidak terjadi kembali hal yang sama dan mengurangi kerugian baik secara material ataupun korban manusia di masa yang akan datang mengingat darah tersebut cukup beresiko.

Di dalam kesempatan yang sama, menteri sosial Tri Rismaharini pun memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Anidhomiyah. Bantuan tersebut mencapai Rp 135 juta untuk semua korban longsor dalam bentuk uang. Bantuan tersebut diberikan kepada lembaga pondok pesantren dan berharap bisa menjadi salah satu media untuk memiliki kehidupan pesantren yang lebih baik lagi dan lebih aman dibandingkan dengan sebelumnya. Kejadian longsor yang memakan korban ini terjadi pada Hari Rabu 24 Februari yang lalu sekitar Pkl 03.00 waktu Pamekasan.

Dalam kejadian longsor tersebut, ada lima santri yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor. Sedangkan satu lagi mengalami cedera. Adapun kelima santri tersebut adalah RObiatul Natwiyah (14) warga Sampang, Santi (14) warga Jember, Nabila (13) warga Sumenep, Nor Azizah (13) warga Jember, Siti QOmariah (17) warga Jember. Sementara satu orang lainnya bernama Nurul Qomariah yang menjadi korban cedera. Akibat tertimpa longsoran dalam kejadian longsor Pamekasan dirinya harus menderita patah tulang.

Jokowi Turut Berbela Sungkawa

Perihal korban yang tertimpa longsor dan meninggal dunia, Risma mengatakan bahwa Jokowi menyampaikan salam dan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya santri santri di Pondok Pesantren Anidhomiyah, Pamekasan. Bantuan juga diberikan kepada pondok pesantren dari bapak presiden. Semoga menjadi penghibur di tengah kehilangna santri santri akibat bencana longsor yang dihadapi oleh Pondok Pesantren dan keluarga. Ini adalah sebuah kejadian yang tidak diduga sebelumnya dan sangat berat bagi keluarga.

Tri Rismarini mengatakan bahwa terkait bencana longsor pihaknya sudah menyampaikan ke beberapa instansi pemerintah terkait, supaya bisa melakukan pendataan khususnya untuk warga slot deposit dana yang berada di lereng bukit agar selalu berwaspada. Curah hujan yang terus naik dari tahun ke tahun sebaiknya menjadi pertanda bahaya dan warga dimintau untuk tidak beraktifitas di lereng bukti terlebih dahulu sampai keadaan menjadi aman kembali. saat meninjau lokasi longsor, Risma melihat ada beberapa rumah yang berada di lereng bukit. Ini sangat mengkhawatirkan dan tidak sesuai dengan prosedur selamat pembangunan.

Selain saran dari menteri sosial, akibat longsor pamekasan ini juga, Gubernur Khofifah dan Bupati pamekasan Baddrut Tamam meminta agar bangunan bangunan yang roboh di sekitar kawasan longsor segera berpindah ke tempat yang lebih aman untuk mengurangi resiko longsor yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang. Keamanan warga dan santri di pondok pesantren Anidhomiyah adalah yang terpenting sehingga kemalangan yang terjadi tidak akan terulang lagi dan tidak akan memakan korban jiwa kembali.